PERAGI Kukuhkan Komisariat Kalimantan Tengah

aa | Jum'at, 20 Juli 2018 , 19:11:00 WIB

Swadayaonline.com - Pengukuhan Komisariat Daerah Perhimpunan Agronomi Indonesia (Komda PERAGI) Kalimantan Tengah dilakukan pada 19 Juli 2018 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah oleh Ketua Umum PERAGI Pusat, Dr. Andi Muhammad Syakir yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. Kegiatan pengukuhan  tersebut dirangkaikan dengan Bimtek Penyuluhan dan Sinkronisasi Hasil Penelitian dan Pengkajian dengan Programa Penyuluhan mendukung UPSUS Padi,Jagung dan Kedelai Kalteng, sekaligus sebagai wujud nyata upaya PERAGI untuk senantiasa bersinergi dengan lintas lembaga dan stakeholders dalam mempercepat hilirisasi hasil penelitian dan pengembangan pertanian agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Hadir dalam pengukuhan di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah, Danrem 102 Panju Panjung Kalimantan Tengah, Bapak Walikota Palangka Raya, Kepala Dinas Provinsi Kalimantan Tengah, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah, 11. Kepala Dinas Pertanian kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah. 

Sejak 1977, penggiat agronomi nasional berkumpul dengan hasil sebuah gagasan dan pernyataan bersama untuk membentuk wadah yang dapat menghimpun seluruh masyarakat agronomi Indonesia  yang merupakan cikal bakal dan sekaligus berdirinya secara resmi Perhimpunan Agronomi Indonesia yang disingkat PERAGI.

Guna memantapkan gerak langkah PERAGI dalam mengambil peran dalam menyelesaikan permasalahan pertanian nasional, PERAGI memompa semangat anggotanya di seluruh provinsi melalui pembentukan Komisi Daerah (KOMDA).  Pada kepengurusan PERAGI periode 2016-2019 sampai saat ini, telah dikukuhkan sebanyak 18 Komisariat Daerah (Komda)  yaitu: Kalimantan Selatan, Bengkulu, Maluku, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Banten, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Bali, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Jateng, dan NTT.

Ketua Umum PERAGI memberi ucapan selamat kepada pengurus PERAGI Komda Kalimantan Tengah yang diketuai Bapak Dr. Mofiit Saptono Subagio, MP  sebagai komda ke-19 yang dikukuhkan sejak Kongres PERAGI tahun 2016. Komda-Komda berikutnya akan ditindaklanjuti pengukuhannya sehingga secara nasional di setiap provinsi terbentuk dan berdiri Komda PERAGI. "PERAGI memiliki potensi besar membangun pertanian Indonesia menjadi agronom modern, meningkatkan produktivitas dan berdaya saing".  Posisi strategis dan penting Indonesia sebagai negara agraris di masa mendatang akan menjadi pusat kebergantungan dunia terhadap kebutuhan produk pertanian terutama bahan pangan sebagai sumber kehidupan.

Tantangan besar bagi KOMDA PERAGI Kalimantan Tengah adalah bagaimana memformulasikan kembali visi PERAGI dalam aksi nyata  pada penyelesaian berbagai sumber permasalahan sektor pertanian khususnya, sesuai dengan komoditas dan lingkungan strategis yang senantiasa dinamis.  Dengan demikian PERAGI secara utuh  mampu tampil sebagai motor penggerak pertanian Indonesia di masa kini dan mendatang untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.  Setidaknya, program Komda PERAGI Kalimantan Tengah ke depan, diharapkan dapat diarahkan pada komoditas strategis potensial yang ada di Kalimantan Tengah.
Beberapa komoditi unggulan dari sektor pertanian di Kalimantan Tengah selain padi dan jagung, adalah  komoditas perkebunan.  Tercatat 14 jenis tanaman perkebunan yang dikembangkan di Kalimantan Tengah, dengan karet dan kelapa sebagai tanaman utama perkebunan rakyat (342.011 Ha/50%, 68.938 Ha/10,2%) dan kelapa sawit sebagai komoditi utama perkebunan besar yang dikelola oleh para pengusaha perkebunan baik sebagai Perkebunan Besar Swasta Nasional/Asing ataupun PIR-Bun KKPA (Kredit Koperasi Primer untuk Anggotanya). Ketersediaan serta pengembangan perkebunan yang direkomendasikan untuk dikembangkan seperti karet, kelapa, kelapa sawit, lada, kopi, cengkeh, kakao dan tebu diharapkan terjadi secara optimal. Untuk itu sangat dibutuhkan tenaga ahli termasuk para pakar agronomi serta investor dalam mengembangkan Kalimantan Tengah yang lebih sejahtera.

Ketua Umum  dalam sambutannya juga mengharapkan Komda PERAGI Kalteng dapat berperan lebih intensif untuk  pendampingannya bersinergi dengan  BPTP Kalteng  dan stakehoders terkait. Sudah menjadi keharusan mengemas percepatan pembangunan pertanian berbasis pada kearifan lingkungan dan sosial sehingga mampu mengangkat kesejahteraan petani dan menopang kehidupan masyarakat secara berkelanjutan. Semoga PERAGI mampu berkontribusi riil dalam mengoptimalkan sumber daya potensial di Provinsi Kalimantan Tengah khususnya dan di seluruh nusantara pada umumnya. SY/HMSL