Ikan Saluan Untuk Lauk dan Cemilan

aa | Sabtu, 30 April 2016 , 21:59:00 WIB

Swadayaonline - Ikan saluang goreng adalah penganan khas Banjarmasin yang banyak penggemarnya. Dengan ukuran mungil, ikan ini sangat renyah kalau sudah digoreng. Sangat enak buat dijadikan lauk ataupun dijadikan cemilan. Sebagai makanan khas Banjarmasin, ikan sungai tersebut sekarang dikemas sebagai oleh-oleh. Dibungkus kemasan plastik, ikan saluang goreng ini sangat laku di pasaran. 

Dikatakan Mahfuz, karyawan Toko Kalimantan's di Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, Kabupaten Banjar, ikan saluang disukai semua kalangan karena kerenyahannya. "Biasanya pembeli tidak hanya membawa pulang satu kotak, tapi tiga  sampai lima kotak. Tentunya selain dikonsumsi sendiri juga bisa dijadikan buah tangan bagi sanak keluarga maupun kerabat," ujarnya. Dengan harga per kotak plastik Rp 25 ribu, ikan saluang memang jadi salah satu primadona makanan khas Banjar.

Menurut Ahmad Yani, SKM, ahli gizi di Banjarmasin, ikan seluang mengandung protein yang sangat berguna bagi tubuh kita, seperti sebagai sumber energi dan untuk pertumbuhan, perbaikan dan pemeliharaan sel-sel tubuh. "Keunggulan khusus lemak ikan ini dilihat dari sudut pandang komposisi asam lemaknya, karena komposisi asam linoleat dan asam arakhidonat dimana keduanya berupa asam lemak esensial," jelasnya.

Ikan saluang goreng produksinya sangat diminati wisatawan yang datang. Bisa dikatakan, jika ada wisatawan yang datang ke tokonya, biasanya mencari ikan Saluang goreng ini. Saking larisnya, ikan Saluang yang baru saja digorengnya, belum lagi dibungkus sudah ada yang membelinya. Dalam sehari,  bisa memproduksi ikan Saluang goreng antara 50 kilogram hingga 100 kilogram.

"Nggak pernah lama dipajang, biasanya baru saja matang sudah ada yang memborong sehingga rasanya masih segar," ungkapnya.
Ikan saluang goreng kemasan ini biasanya tahan hingga sebulan asalkan ditutup rapat dan tidak terkena angin. Jika sampai terkena angin biasanya ikan akan melempem dan kurang sedap lagi untuk disantap.