BPPSDMP Kementan dan Gubernur Sumut Melakukan Pencanangan Program BEKERJA

aa | Kamis, 29 November 2018 , 18:27:00 WIB

Swadayaonline.com - Kementerian Peranian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) bersama Provinsi Sumatera Utara melakukan pencanangan program BEKERJA (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) sekaligus melakukan gerakan percepatan tanam padi dan penyeraham bibit tanaman, ternak dan alsintan di Desa Teluk Meku, Kecamatan Babelan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. (29/11/2018).

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan segala bantuan yang diberikan akan dikembangkan sebagai tanggung jawab Provinsi. "Kami bisa berproduksi dan akan kami tingkatkan untuk kesejahteraan petani, karena ini adalah amanah. Semoga hari ini bisa lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok bisa lebih baik dari hari ini", ujarnya.

"Saya sangat antusias sekali, karena apapin alasannya, program ini positif sebagai acuan untuk memotivasi petani. Karena kalau ini hanya dijadikan sebagai suatu kesenangan saja, maka tidak ada gunanya. Pendampingan akan terus dilakukan baik dari dinas Provinsi, instansi terkait, maupun penyuluh. Kelak Sumatera Utara akan lebih menjadi Sumatera Utara yang agraris", ucap Edy.

Kepala Pusat Pendidikan BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti mengungkapkan bahwa program BEKERJA merupakan program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Dengan bantuan yang diberikan, diharapkan rumah tangga miskin akan berkurang sampai 10 persen dan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Dirinya berharap bantuan yang diberikan dapat dikelola dengan baik dan dapat mensejahterakan masyarakat. "Kita juga memberikan bantuan ayam 50 ekor setiap rumah tangga. Karena ayam ini sangat mudah dan cepat untuk menghasilkan dan bisa bertelur cepat. "Bantuan ini akan kita bentuk dalam kawasan dan kluster, setiap rumah tangga harua ikut berpartisipasi sehingga nantinya mampu meningkatkan kesejahteraannya", tegas Idha Widi Arsanti.

"Program BEKERJA terutama untuk di Kabupaten Langkat dilakukan di dua kecamatan yaitu Babelan dan Secanggang. BPPSDMP melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan secara operasional dan penyediakan akan menyalurkan bantuan tersebut serta melakukan pendampingan baik oleh mahasiswa maupun alumni polbangtan", ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Umatera Utara, Muhammad Azhar Harahap mengatakan bantuan yang diberikan terutama alat dan mesin pertanian sangat bermanfaat bagi petani karena mampu mengurangi biaya produksi sampai 60 persen. "Alsintan mulai dari pengolahan tanah sampai panen, mampu mengurangi biaya yang dikeluarkan petani. Jadi sangat menguntungkan sekali", tambahnya. SY