Barometer Lumbung Pangan Nasional, Sumsel Bersiap Songsong Agro Industrialisasi 4.0

aa | Sabtu, 29 Desember 2018 , 20:09:00 WIB

Swadayaonline.com - Serah terima jabatan kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Selatan berlangsung pada Kamis, 27 desember 2018 di Kantor BPTP Balitbangtan Sumsel. Acara dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan hortikultura Provinsi Sumatera Selatan; Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP); Kepala SKPD terkait dan UPT Pusat, Lembaga Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan; Komandan Korem, Koramil dan Kapolsek setempat.

Penandatanganan naskah serah terima Kepala BPTP dari pelaksana tugas Dr. Rustam SP, MSi kepada Ir. Amiruddin Pohan, MSi disaksikan oleh Bapak Kepala BBP2TP, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA dan Kepala BB Padi, Dr Ir Priatna Sasmita, MSi selaku kepala BPTP yang digantikan. Dalam sambutan dan arahan kepala BBP2TP, Dr. Haris Syahbudin, DEA menyampaikan kedepan tugas dan tanggung jawab BPTP akan makin menantang. Tantangan Agro industrialisasi four point zero membutuhkan penguatan kapasitas sumberdaya manusia.

Haris menambahkan BPTP sebagai garda terdepan Kementerian Pertanian dalam rangka ikut serta meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia, diantaranya melalui kegiatan penelitian, pengkajian, penyuluhan dan bimbingan teknis, serta pola-pola diseminasi lainnya. “Diharapkan kedepan kita yang menguasai teknologi, bukan sebaliknya, kita yang dikuasai dan ditenggelamkan oleh teknologi itu sendiri. BPTP harus mampu meningkatkan keakuratan, kecepatan dan manfaat data dan informasi untuk pembangunan pertanian,” pungkas Haris. Priatna menyampaikan kesan pesannya selama menjabat Kepala BPTP Sumsel, bahwa sinergi antara UPT Pusat dengan Pemda Provinsi Sumatera Selatan saat ini sudah terjalin dengan baik. Diharapkan, dengan momen serah terima jabatan ini semakin memperkuat kerjasama dalam menyukseskan program pembangunan pertanian yang ada di Provinsi Sumatera Selatan khususnya, dan pembangunan pertanian Nasional umumnya.

Ditambahkan Priantna, Sumsel sejauh ini merupakan contoh lumbung pangan nasional, sehingga kedepan diusahakan untuk semakin baik. “BPTP Balitbangtan Sumsel sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pemerintah daerah,” ungkap Kepala BPTP Sumsel yang baru Ir Amiruddin Pohan, MSi dalam sambutan pertamanya. Atas pelantikan pelantikan Kepala BPTP Sumsel yang baru, langsung disambut ucapan Selamat Gubernur Sumsel yang diwakili Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Erwin Noorwibowo, STP. Erwin memaparkan potensi Provinsi Sumsel dengan lahan pertanian yang cukup luas kurang lebih 754 ribu hektar yang harus dikelola secara baik.

“Kami mengharapkan peranan BPTP sebagai sumber dan pendamping penerapan Teknologi spesifik lokasi akan menjadi pendamping utama mewujudkan keberhasilan Sumsel sebagai lumbung pangan nasional bahkan dunia,” harap Erwin kepada BPTP. Sebagaimana diketahui, BPTP Balitbangtan Sumsel merupakan unit pelayanan teknis pusat yang memiliki tugas melaksanakan pengkajian, perakitan, pengembangan dan diseminasi teknologi pertanian tepat guna. BPTP juga berfungsi mengintevarisasi dan identifikasi kebutuhan teknologi pertanian spesifik lokasi. Untuk itu sinergi dengan Pemda melalui Komisi Teknologi/KOMTEK sangat diharapkan untuk memberi keyakinan dan jaminan bahwa teknologi yang dihilirkan, akan didiseminasikan dan sudah mengakomodir kebutuhan daerah. SY/HMSL