Konsep Pemberdayaan Masyarakat Ala P4S Intan Malang

udin abay | Sabtu, 12 Januari 2019 , 14:39:00 WIB

Konsep pengembangan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya atau yang lebih dikenal dengan P4S memberikan dampak positif bagi pemerintahan daerah salah satunya di Kabupaten Malang. Berdiri sejak tahun 2004, P4S Intan yang berada di Desa Swaru, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang semakin mengepakkan sayapnya dengan dukungan dan bimbingan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan dan BPP Kecamatan Pagelaran. Perkembangan P4S ini semakin pesat karena bisa memanfaatkan dengan baik potensi spesifik lokasi di Desa Swaru. Dan semakin hari P4S yang didirikan oleh Endang Pujiastuti ini memiliki konsep pemberdayaan yang matang dan patut ditiru oleh P4S lainnya. Untuk menguatkan potensi dan kemampuannya, diperlukan pendampingan dan pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan dari pemerintah dan stakeholder. Serta mengoptimalkan sebagai sarana pemberdayaan petani yang mudah dijangkau, murah dan sesuai standar yang dibutuhkan oleh petani sesuai dengan luas atau standar yang dibutuhkan oleh petani dan masyarakat umum lainnya. Produk pengolahan buah salak yang diajarkan kepada masyarakat yaitu dodol salak, minuman penyegar berkhasiat, prol salak, sirup salak, keripik salak, pie salak, selai dan brownies salak. Disamping itu, P4S ini telah bekerjasama dengan pihak Gereja Jawi Wetan di Swaru untuk turut memasarkan produk-produk P4S dan mensosialisasikan produk ke seluruh penjuru gereja di wilayah Jawi Wetan. Sebuah konsep promosi sekaligus pasar yang sangat efektif untuk lebih meningkatkan kualitas manajemen P4S sebagai pusat pelatihan pertanian perdesaan bagi petani. (Yeni)