Progran SERASI Mampu Tingkatkan IP Petani Jejangkit

udin abay | Rabu, 06 November 2019 , 20:50:00 WIB

Swadayaonline.com - Potensi dan peluang pengembangan lahan rawa sangat penting dan perspektif dalam mendukung terwujudnya Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045. Lahan rawa mempunyai kelenturan (resilient) terhadap perubahan iklim, terutama kekeringan, dan ada kecenderungan bahwa lahan rawa, terutama lebak potensial semakin luas pada saat kemarau panjang akibat El-Nino.

Zainal Hakim, petani asal dari Desa Jejangkit Muara, Barito Kuala, Kalimantan Selatan yang mempunyai lahannsawah 2 hektar mampu meningkatkan IP dari satu menjadi dua. Hal tersebut menurutnya berkat masuknya program SERASI Kementerian yang memasukkan inovasi teknologi dalam meningkatkan produktivitas beras nasional.

"Dulu Jejangkit ini sebagian lahan sawah dan sebagian lagi hutan belantara. Berkat masuknya program SERASI semua sudah menjadi sawah. Karena alam disini tidak bersahabat, kalau musim hujan kebanjiran kalau musim panas kekeringan. Berkat bimbingan yang diberikan Badan Litbang dan penyuluh pertanian mengenai pemupukan, penanaman, cara mengolah tanah dan mengelola air, yangbtadinya kita panen hanya 2,5 - 3 ton/ha, sekarang bisa mencapai 5 - 6 ton/ha", ujar Zainal.

Menurutnya, para petani juga dibimbing bagaimana membuat tanaman sela dilahan padi seperti tanaman sayuran untuk kebutuhan sehari-hari bahkan ada pemanfaatan ikan dan itik pada galangan dan ini bisa menambah penghasilan bagi petani. Zainal menambahkan, sebelumnya petani mengolah dan menanam sampai panen dilakukan secara manual, setelah masuk program SERASI semuanya sudah menggunakan alat dan mesin pertanian dengan menggunakan jasa UPJA, srhingga dari segi waktu, biaya dan tenaga lebih efisien. SY