Vanili, Tanaman Perkebunan Termahal

aa | Senin, 11 Desember 2017 , 23:51:00 WIB

Swadayaonline.com - Vanila atau vanili tergolong rempah termahal karena harganya setelah divermentasi saat ini bisa mencapai Rp. 5juta/kg. Biji dari polong yang aromanya harum semerbak paling populer di dunia.selain sebagai penyedap aroma kue dan dessert, juga bisa digunakan untuk aroma theraphy. Tanaman musiman ini, pemasarannya lebih banyak diekspor. Petani vanili, Rudy, mengatakan bahwa mulai dari tanam bibit sampai panen, dibutuhkan waktu 1.5–2 tahun. Setelah panen pertama, akan panen lagi setiap tahunnya. (9/12/2017)

Vanili juga bisa digunakaan sebagai tanaman naungan. Namun Rudy tidak menyarankan tanaman kakao dijadikan naungana karena banyak penyakitya, tetapi cocok sebagai naungan pada tanaman cengkeh, pala dan kopi. Ada dua jenis vanili yang banyak ditanam masyarakat yaitu tahiti dan planifolia. Namun jenis planifolia yang banyak digunakan dan paling mahal harganya bila dibadingkan dengan vanili tahiti.

“Panjang pendeknya buah vanili, sangat mempengaruhi harganya, karena jumlah biji didalam vanili lebih banyak bila bentuknya panjang. Ada empat faktor yang mempengaruhi harga yaitu tua dipohon, besar dan kecil, pengolahan, dan jumlah kadar airnya. Kadar air yang bagus diantara 10-15 persen, namun yang standar dan banyak dicari kadar air 12 persen,” jelas Rudy.

Proses pengolahan vanili mulai petik dari pohon, sampai vermentasi untuk dijual menurut Rudy perleu beberapa tahapan yaitu direndm air panas/mendidih 2-3 menit, lalu dikeringkan atau diangin-anginkan,. Setelah itu vanili dingungkus dalam karung goni dan dimasukan dalam kotak kayu untuk vermentasi selama 2 hari, ditutup rapat dan jangan dibuka. Setelah itu jemur lagi dan diberi alas kain hitam katun dan tutup selama 4 jam dalam sehari, setelah itu masukkan lagi dalam kotak dengan alas kainnya. Setelah beberapa jam, vanili dibuka kembali dan diurut-urut agar tidak terjadi pengrucutan. SY