Banyuasin Terus Memompakan Pasokan Gabah, Hari Ini Panen Padi Lebih Dari 600 Ha

aa | Minggu, 14 Januari 2018 , 09:05:00 WIB

Swadayaonline.com - Sunguh pemandangan yang luar biasa di lahan pasang surut Banyuasin, dermaga jalur menuju sungai Musi mulai dipenuhi  tumpukan gabah siap diangkut, karena panen padi setiap hari terus meningkat di bulan Januari ini. Panen padi pada hari Sabtu ini (13/01/2018)  di kec. Air Salek Banyuasin mencapai 276 Ha, disaksikan oleh Prof Dr. Risfaheri selaku Penjab Upsus Kementan untuk Banyuasin, dan Dr. Priatna Sasmita Kepala BPTP Balitbangtan Sumsel. Total luas panen padi di kab. Banyuasin, pada Sabtu ini mencapai 637 Ha.

Menurut Zainudin Arifin Korlap Upsus Pajale di Kec. Air Salek Banyuasin, panen pada bulan Januari ini merupakan dampak percepatan tanam pada bulan September dan Oktober. Produksi padi bulan Januari tahun ini lebih banyak dibandingkan bulan Januari tahun lalu, dan harga saat ini lebih bagus. Petani sangat bersemangat saat ini, selesai panen,  lahannya langsung diolah untuk segera ditanami, ujarnya.

Panen pani di lahan pasang surut ini bisa berlangsung sepanjang waktu, terutama di Kec. Air Salek dan Kec. Muara Telang berkat penataan tata air dan pembangunan tanggul-tanggul penahan air pasang yang telah dilakukan pemerintah. Bantuan sarana alsintan yang telah digelontorkan Kementan, sangat membantu sekali bagi petani untuk dapat melakukan percepatan tanam minimal dua kali dalam setahun (IP 200). Kepemilikan lahan sawah di pasang surut yang cukup luas rata-rata 4-6 Ha per KK, tidak mungkin dikerjakan tanpa adanya sarana alsintan, ungkap Prof.  Risfaheri kepada awak media.

Petani disini sudah cukup piawai dalam memilih varietas padi yang adaptif spesifik lokasi untuk wilayahnya. Provitas padi disini cukup tinggi untuk ukuran sawah pasang surut mencapai 5-7 ton GKP per Ha. Semuanya itu berkat pendampingan yang dilakukan oleh Penyuluh, petugas POPT, dan Babinsa. BPTP Balitbangtan Sumsel juga menugaskan penelitinya sebagai LO Upsus di kab. Banyuasin untuk membantu kegiatan pendampingan kepada petani, ungkap Dr. Priatna Sasmita dalam laporannya.

Potensi lahan pasang surut ini memang luar biasa, bila dikelola dengan baik. Melihat panen saat ini, dan semangat juang dari para petani, kami optimis kab. Banyuasin dapat memberikan kontribusi sangat signifikan bagi pemenuhan pasokan beras di Sumsel maupun provinsi sekitarnya, ujar Prof. Risfaheri. SY/HMS