Momon Rusmono: Penyuluh Harus Tunjukkan Eksistensi di Lapangan Setelah Latsar

aa | Rabu, 28 Februari 2018 , 19:29:00 WIB

Swadayaonline.com - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Momon Rusmono hadir memberikan arahan kepada 83 orang peserta diklat fungsional dasar ahli di BBPP Ketindan (28/02/2018)

Peran penyuluh pertanian sebagai fasilitator, motivator dan sebagai penggerak usaha pertanian merupakan titik sentral penyuluhan pertanian. Proses penyelenggaraan penyuluhan pertanian dapat berjalan dengan lancar bila didukung oleh tenaga penyuluh yang profesional, kelembagaan penyuluh,materi penyuluhan yang sesuai dengan perkembangan ingormasi dan teknologi, sistem penyelenggaraan penyuluhan yang sesuai, metode penyuluhan tepat guna dan manajemen penyuluhan yang polivalen. Oleh karena itu  para penyuluh harus: bekerja yang terbaik, fokus kerja, kerja cepat dan kerja berorientasi hasil.  

Dengan tuntutan penyuluhan yang begitu tinggi, penyuluh harus bisa menumbuh kembangkan kelembagaan dengan memperkuat balai penyuluhan di tingkat kecamatan, menumbuh kembangkan pos penyuluhan pertanian desa (Pohludes)  sebagai lembaga penyuluhan non struktural yang dikelola langsung oleh petani dan hafus dibarengi dengan penyuluh swadaya, menumbuh kembangkan poktan dan gapoktan di tiap desa serta mengembangkan korporasi petani dengan pihak swasta, perbankan dan Bumdes. 

Diakhir arahannya, Momon Rusmono mengharapkan agar program yang menjadi pendekatan penyuluhan sebagai skala prioritas pemerintah bisa dilaksanakan dengan baik oleh penyuluh pertanian dan menunjukkan bahwa penyuluh mampu membackup program pemerintah untuk kesejahteraan petani.SY/YNI