Antisipasi Darurat Pangan, Kementan Evaluasi Pelaksanaan UPSUS di Kalimantan Selatan

udin abay | Rabu, 15 Mei 2024 , 17:38:00 WIB

Swadayaonline.com - Saat ini, Kementerian Pertanian (Kementan) tengah fokus meningkatkan produksi pangan nasional melalui Upaya Khusus (UPSUS). Kegiatan yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ini sebagai salah satu upaya agar Indonesia kembali berswasembada pangan.

Diberbagai kesempatan, Mentan Amran meminta kepada seluruh Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten untuk mempercepat proses tanam. 

Mentan mengatakan bahwa yang pertama kita lakukan itu percepatan tanam. Harapannya kita dapat meningkatkan produksi dan menekan impor di tahun berikutnya. 

"Kita harus turun ke lapangan untuk pastikan semua yang bisa melakukan tanam, kita segera tanam", tegas Mentan Amran.

Mendukung Mentan Amran, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengevaluasi kegiatan UPSUS Antisipasi Darurat Pangan di BPP Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (15/05/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk melihat progres kegiatan UPSUS Darurat Pangan di Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Pada arahannya Dedi memberikan motivasi untuk mendorong realisasi kegiatan UPSUS di Hulu Sungai Selatan agar dapat membantu meningkatkan produktivitas padi dalam antisipasi darurat pangan nasional. 

Mau tidak mau, suka tidak suka, siap tidak siap kita harus mampu memproduksi pangan kita sendiri, ujar Kabadan Dedi.

Selain itu, kita harus bisa mengejar target agar kebutuhan beras kita mencukupi", tegasnya lagi.

Sedangkan menurut Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanul Arifin Caya yang turut menghadiri kegiatan tersebut mengajak para penyuluh pertanian agar membantu memonitor pelaksanaan kegiatan UPSUS.

 “Penyuluh harus bisa mendorong kegiatan UPSUS ini. Karena penyuluh adalah ujung tombak dalam pelaksanaan kegiatan pertanian di Hulu Sungai Selatan", ungkapnya.

Plh. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Imam Subarkah menginformasikan bahwa di Hulu Sungai Selatan target optimasi lahan seluas 1.281 Ha, pompanisasi 6.441 Ha dan tumpang sisip 287 Ha. 

‘’Saat ini telah dilakukan SID di 2 Kecamatan yaitu Simpur dan Kandangan seluas 1.073 ha yang nantinya akan dilakukan kontrak fisik dalam waktu dekat”, tutupnya.

Kegiatan UPSUS di Kalsel juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kepala BSIP Kalimantan Selatan, Kepala BSIP Lahan Rawa dan para penyuluh pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. IM/NF