Teknologi Perbenihan Jagung Hibrida Nasa 29 dikenalkan di Kabupaten Minahasa

aa | Selasa, 27 November 2018 , 12:49:00 WIB

Swadayaonline.com - BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara bersama Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa melaksanakan kegiatan bersama Teknologi Perbenihan Jagung Nasa 29, untuk peningkatan kapasitas penyuluh pertanian.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Minahasa, tepatnya di Desa Totolan Kecamatan Kakas dan di Kelurahan Kembuan kecamatan Tondano Utara, sebagai tindak lanjut dari Permentan No 19 Permentan/OT.020/5/2017, dimana BPTP mendapat tambahan fungsi berupa pelaksanaan bimbingan teknis materi penyuluhan dan diseminasi hasil penelitian/pengkajian teknologi pertanian spesifik lokasi. Inti dari tambahan tugas ini seperti yang disampaikan oleh Kepala BPTP Sulawesi Utara Dr.Ir.Yusuf,MP., adalah menyampaikan inovasi atau paket teknologi hasil penelitian dan pengkajian Balitbangtan menjadi materi penyuluhan dalam kegiatan penyuluhan pertanian.

Kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat untuk percepatan tranfer dan proses adopsi teknologi Balitbangtan. Mendekatkan sumber inovasi kepada penyuluh dan petani, sehingga senjang inovasi hasil penelitian dan pengkajian dapat dikurangi. 

Lanjut Yusuf; bagi penyuluh pertanian daerah/ lapangan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan “amunisi” baru bagi penyuluh pertanian dalam melaksanakan tugasnya serta meningkatkan wawasan untuk mengembangkan inovasi metode komunikasi dan diseminasi. 

Masih menurut ketua Paguyupan Kepala BPTP se Indonesia, kegiatan ini menjadi wahana penjaringan umpan balik untuk penyempurnaan teknologi, sehingga terwujud inovasi teknologi secara berkesinambungan dan identifikasi kebutuhan teknologi spesifik lokasi.

Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan ini dapat berkontribusi terhadap terwujudnya research-extension-farmers-linkage (REFL) yang lebih baik.
Inovasi yang akan menjadi materi penyuluhan, merupakan teknologi matang yang sudah siap diterapkan dan dapat diperoleh dengan relatif mudah oleh masyarakat. Dengan demikian tingkat kematangan dan ketersediaan logistik inovasi harus menjadi perhatian. Selain itu, inovasi yang dijadikan materi diseminasi adalah inovasi yang menjadi kebutuhan masyarakat, seperti yang dilaksanakan ini, tutup beliau dalam sambutannya.

Sementara Kadis Pertanian kabupaten Minahasa, Ir. Frans Suhban Torar, menyambut baik dan mengapresiasi inisiasi BPTP Bekerjasama dengan dinas dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian di kabupaten Minahasa. Apalagi yang menjadi titik ungkit pertemuan adalah inovasi teknologi Perbenihan Jagung Hibrida Nasa 29.

“Saya atas nama Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini, karena langsung dilaksanakan oleh penyuluh pertanian dilapangan dengan pendampingan BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara”. Torar, mengajak BPTP untuk keberlanjutan kegiatan pertanian di Minahasa, akan menindaklanjuti dengan MoU. Dimana BPTP akan mendampingi teknologi kegiatan-kegiatan pertanian di Minahasa.

Pertemuan yang dilanjutkan dengan pemaparan materi Pengenalan dan Pengendalian Hama Penyakit Jagung oleh Dr.Ir.Freddy Lala,SP.MSc. dan Panen dan Pasca Panen Jagung Hibrida Nasa 29 oleh Supratman Siri,STP. Dan kunjungan lapangan dan diskusi.

Kegiatan temu teknis yang dihadiri oleh perwakilan Penyuluh Pertanian dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Kabupaten Minahasa sebanyak 46 orang dan Peneliti dan Penyuluh BPTP Sulawesi Utara 8 orang. SY/HMSL