BBSDLP Litbang Pertanian Kementan Peringati Hari Tanah Sedunia Tahun 2018

aa | Selasa, 04 Desember 2018 , 18:02:00 WIB

Swadayaonline.com - Balai Besar Sumberdaya Lahan (BBSDLP) Pertanian Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian memperingati Hari Tanah Sedunia tahun 2018, pada tanggal 4-5 Desember 2018. Hari Tanah Sedunia diperingati setiap tahun oleh para anggota PBB, termasuk Indoneia. Ini adalah tahun ketiga peringatan, setelah tahun 2016 dan tahun 2017. (4/11/2018)

Acara World Soil Day (SWD) dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro yang juga sebagai plt Kepala Badan Litbang Pertanian. "Hari Tanah Sedunia diperingati setiap 5 Desember yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik akan arti penting tanah untuk memastikan keberlanjutan kehidupan di planet bumi", tegas Syukur.

Menurutnya, tanah mempunyai 7 fungsi utama yaitu produksi biomassa, termasuk pertanian dan kehutanan, menyediakan nutrisi dan air yang bersih, menjaga biodiversity, sebagai lahan bagi kita untuk beraktivitas, sumber bahan mentah untuk aneka keperluan, menyimpan karbon, dan menjaga warisan arkeologi dan geologi.

Peringatan WSD tahun 2018 menurut Syukur bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang multifungsi tanah untuk penyediaan pangan yang sehat secara ramah lingkungan, meningkatkan kemampuan peserta untuk mengimplementasikan innovasi teknologi pengelolaan lahan guna meningkatkan ketahanan tanah, merumuskan konsep ketahanan tanah sebagai paradigma dalam menyediakan alternatif solusi untuk polusi tanah, dan memperkuat kerjasama dan jaringan untuk percepatan hilirasi inovasi teknologi pengelolaan lahan.

Sekretaris Badan Litbang Pertanian, Prama Yufdy mengungkapkan bahwa Kementan selalu berupaya untuk melakukan kegiatan strategis memanfaatkan sumberdaya lahan untuk petani dan pembangunan Indonesia. "Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menggagas untuk meningkatkan produktivitas padi di lahan pasang surut dan lahan kering", tambahnya.

"Untuk itu, Litbang Pertanian melakukan inovasi dalam memanfaatkan lahan-lahan pertanian untuk diseminasikan secara masal di lapangan. Inovasi itu sudah ada bahkan fasilitasnya dan kita akan selalu bekerjasama memanfaatkan fasilitas teraebut dengan masyarakat", tegas Prama.

Kepala BBSDLP, Dedi Nursyamsi mengatakan Hari Tanah Sedunia selalu diperingati oleh seluruh insan yang perduli tanah di seluruh dunia. Tema "Tanah Itu Solusi Atau Solusi" mengajak bagaimana pentingnya memelihara dan memanfaatkan tanah agar bisa dimanfaatkan oleh anak cucu agar bisa berproduksi dan jangan dicemari.

"Selama peringatan WSD, serangkaian kegiatan dilaksanakan yaitu Open House BBSDLP-Balittanah-Musium Tanah, Bimbingan Teknis Pengelolaan Tanah dan Aplikasi IT, Talkshow, soil judging contest, dan talkshow di radio. Open House diikuti oleh 1072 siswa TK, SD, dan SMP. Para peserta mengunjungi agrosinema dan menontoh film-film terkait pertanian dan penelitian, mengunjungi petak pamer melihat aneka tanaman dan praktek penamanan, mengunjungi lab Balittanah dan mengunjungi musium tanah", ujar Dedi Nursyamsi.

Kegiatan teraebut disosialiasikan ke publik melalui talkshow di RRI Bogor bagaimana mengenalkan tanah dan pertanian ke generasi muda serta peningkatan kemampuan masyarakat pada teknologi pengelolaan lahan dan isu-isue terkini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran betapa pentingnya tanah untuk kehidupan khususnya untuk penyedian pangan, bahan agroindustri dan peningkatan ekspor non-migas. SY