238 Penyuluh Pertanian Kabupaten Malang Bersinergi Dukung Program Pemerintah

aa | Kamis, 06 Desember 2018 , 12:46:00 WIB

Swadayaonline.com - Peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci untuk memenangkan kompetisi di tengah era persaingan global saat ini terutama dalam menghadapi perkembangan revolusi industri 4.0. Pembangunan SDM harus terus dilakukan untuk mencapai kualitas dan  kompeten tinggi. Tidak hanya dari aspek keilmuan semata, saat ini lebih diutamakan penguasaan keterampilan dan attitude dalam bekerja.

Dalam menyongsong era industri 4.0, banyak sekali tantangan yang  dihadapi dan membutuhkan kesiapan aparatur sipil negara  (ASN) tidak terkecuali penyuluh pertanian. Sebagai ASN,  penyuluh pertanian harus siap mengabdi kepada negara dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, apalagi di era milenial dimana  perubahan terjadi begitu cepat. 

Untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi,  Penyuluh Pertanian Kabupaten Malang mengadakan Rapat Kerja Penyuluh di Aula BPTP Jawa Timur pada hari Rabu, tanggal 5 Desember 2018. Tema yang diangat dalam Rapat Kerja Penyuluh Pertanian Tahun 2018 ini adalah "Kita Wujudkan Penyuluh Pertanian di Era Digital dalam Rangka Mengembangkan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pertanian yang Berkelanjutan di Kabupaten Malang". 

Hadir 238 orang penyuluh pertanian kabupaten malang yang terdiri atas 109 orang pns penyuluh pertanian, 8 orang pns penyuluh peternakan, 83 orang THL-TBPP, 15 orang Mantri Tani dan 31 orang POPT. Acara yang dibuka oleh Asisten Pemerintah Kesejahteraan Rakyat Sekda Kab. Malang, Abdul Qodir, S.Sos. MM ini dilanjutkan dengan penyerahan benih padi secara simbolis oleh Kepala BPTP Jawa Timur didampingi Asisten Pemerintah Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Malang dan Kepala DTPHP Kabupaten Malang kepada perwakilan BPP se-Kabupaten Malang. Dalam sambutannya Abdul Qodir, S.Sos. MM menyampaikan bahwasannya Kabupaten Malang mendukung Kebijakan Kementerian Pertanian dengan adanya SDM dan lahan yang luas mengingat potensi yang dimiliki kabupaten malang sangat tinggi. 

Sebagai rangkaian acara rapat kerja, pemaparan materi dan diskusi/tanya jawab oleh Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian yang diwakili oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi, BPPSDMP, Ir. I Wayan Ediana, M.Si, perwakilan dari  BPTP Jawa Timur, stakeholders dan Perbankan pun disambut antusias oleh para penyuluh. Sebelum menutup acara dilakukan prosesi pemakaian rompi dan topi penyuluh pertanian oleh Wayan Ediana kepada dua orang perwakilan penyuluh pertanian di Kabupaten Malang. “Diharapkan melalui acara ini terjadi  sinergi untuk mewujudkan program kebijakan di bidang pertanian guna meningkatkan koordinasi dan mensukseskan program pokok kebijakan pemerintah.  Dan pada akhirnya sinergitas antara petani dan penyuluh di Kabupaten Malang dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian dalam menyejahterakan masyarakat tetap terjaga dan semakin meningkat”, ungkap Wayan Ediana. SY/NL