Kapuslatan: Widyaiswara Harus Upgrade Diri dan Adaptif

aa | Sabtu, 12 Januari 2019 , 14:52:00 WIB

Swadayaonline.com - Widyaiswara adalah ujung tombak pelatihan di Balai-Balai Pelatihan sedangkan pejabat struktural atau fungsional umum adalah pendukungnya, untuk itu Widyaiswara harus bisa mengupgrade dirinya dan adaptif dengan kondisi dan situasi serta perkembangan jaman. Hal ini yang disampaikan oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Kementan, Bustanul Arifin Caya pada saat bertatap muka dengan widyaiswara dan pegawai di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Kalimantan Selatan (Sabtu/12/01/19)

Lebih lanjut Bustanul menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah pada tahun 2019 adalah tahun pembangunan sumberdaya manusia (SDM), ini tantangan sekaligus peluang bagi balai balai pelatihan untuk menunjukan eksistensinya dan kontribusinya. Berikan pelatihan sesuai program –program dan target yang diberikan. Kita harus siap dengan program pendidikan dan pelatihan vokasi serta pelatihan sertifikasi untuk SDM pertanian. Identifikasi kebutuhan keterampilan dan tenaga kerja apa yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri, ujar Bustanul.

Widyaiswara harus aktif, dan manfaatkan teknologi untuk mendorong fungsi dan tugasnya, lanjut Bustanul. Selanjutnya Bustanul menyampaikan bahwa Kementan telah mencanangkan Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) yang salah satu lokasinya di Kabupaten Banjar. Identifikasi kebutuhan pelatihan di lokasi Serasi, rumuskan kebutuhan pelatihan apa yang bisa diberikan oleh BBPP Binuang. Tunjukan kontribusi aktif kita untuk mendukung program Serasi. Turun ke lapangan langsung untuk melihat kebutuhan latihan yang akan diberikan, pesan Bustanul.

Sebelumnya ditempat yang sama, Kepala BBPP Binuang, Yuia Asni Kurniawati menyampaikan kesiapannya untuk melaksanakan progrram-program yang telah dicanagkan oleh Kementerian Pertanian. Dan telah menurunkan tim untuk bersama tim Serasi Pusat melakukan identifikasi calon peserta latih dan kebutuhan latihan yang akan diberikan di lokasi Program Serasi, ujar Yulia. SY/OKY