Tidak Menerapkan Sistem Jarwo, Didenda Subak

aa | Sabtu, 03 Maret 2018 , 11:55:00 WIB

Swadayaonline.com - Subak merupakan organisasi kemasyarakatan di Bali yang fungsinya mengelola air irigasi di lahan sawah. Setiap subak memiliki aturan atau awig-awig dan perarem atau kesepakatan yang sifatnya mengikat setiap anggota subak.  "Perarem" dibuat berdasarkan keputusan bersama anggota subak. 

Sistem tanam Jajar Legowo atau sering disingkat Jarwo, adalah sistem penanaman padi yang bertujuan untuk meningkatkan produksi padi melalui pengaturan jarak tanam. Petani yang tergabung ke dalam Subak Semaon Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar Bali, sampai saat ini masih menerapkan  sistem Jarwo 2:1  dari sejak diperkenalkan tahun 2010 oleh BPTP Balitbangtan Bali. Inovasi ini terus berkembang hampir keseluruh petani di Kecamatan Payangan.  Pesatnya perkembangan sistem Jarwo ini selain karena terbukti meningkatkan produktivitas padi hinga 20 %, juga tidak terlepas dari peran subak dan pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Pertanian. 

Pekaseh Subak Semaon, Ketut Suana mengatakan jika ada petani angota subak yang tidak menerapkan sistem tanam Jarwo, maka petani bersangkutan akan dikenai denda sebanyak Rp. 500.000, per kecoran (sebidang lahan garapan setara dengan luasan 35 sampai 40 are). Aturan ini telah disepakati dan ditetapkan sebagai perarem subak", Jelasnya menambahkan. 

Kepala BPTP Balitbangtan Bali, Dr. I Made Rai Yasa mengatakan bahwa untuk mendukung peningkatan produktivitas sistem tanam Jarwo, pada tahun 2017 di Payangan juga  sudah dibuatkan display Jarwo 2:1  menggunakan padi Varietas  Inpari 43 dan Inpari Blast;  produktivitasnya  mencapai 7-9 ton per ha. 

Sementara itu Kepala 
Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Ir. I Made Raka, M.Si mengaku sangat mendukung petani dalam menerapkan Inovasi teknologi Jarwo dan Inovasi lainya yang dapat meningkatkan produktivitas padi. "Saat ini kami sedang mengembangkan teknologi salibu, dan untuk itu petani kami dorong sebelum padinya disalibu harus menggunakan sistem tanam jajar legowo terlebih dahulu. Hal ini untuk mempermudah pemeliharaan padi salibu nanti" ujarnya menerangkan. SY/HMS